Well, ini adalah novel lanjutan dari Love, Hate & Hocus Pocus. Salah satu novel favorite ku. Sangat favorite. Sinopsis nya ini aku ambil dari facebooknya mbak Karla sihhhh. Tapi ada ku tambahin juga sedikit sedikit. Ini dia facebooknya. Klik. Klik.
Yaaak, bagi kalian yang belum baca yang pertama. Aku ulas sedikit ya awalnya, hmm perkenalan deh sekalian. Siapa Gadis Parasayu. Dan siapa Troy Mardian.
Gadis Parasayu - Manajer Humas Biochell Pharmacy Indonesia
"Di mataku, gaya kebule-bulean Troy yang pesolek dan sok ningrat itu, membuat lelaki itu terlihat sangat artifisial. Belum lagi kegilaan Troy pada barang-barang designer label, serta kebiasaannya yang selalu berbicara dalam bahasa Inggris. Semua itu membuatku semakin muak pada tingkahnya.”
Troy Mardian - Manajer Senior Marketing Biochell Pharmacy Indonesia
“Kecintaan Gadis pada produk fashion lokal, membuat dahiku berkerut tajam menyadari betapa tidak trendi selera wanita itu. Belum lagi kesukaan Gadis pada masakan Indonesia. Perutku selalu mulas tiap kali harus menyaksikan wanita itu melahap masakan Padang di pinggir jalan dengan tangan, tanpa sendok dan garpu. Betapa tidak higienesnya!”
Hahaha ya begitulah kedua tokoh itu digambarkan di buku pertama. Mereka saling membenci, karena perbedaan karakter keindonesiaan gadis dan kebaratan troy. Lucu sebenernya. Oke lanjut. Berikut kilasan cuplikan buku kedua dari mbak Karla.
Ketika Troy Mardian dan Gadis Parasayu yang saling membenci, harus terbangun dalam keadaan bugil dengan sepotong memori kabur akan pernikahan mereka, reaksi pertama mereka adalah berteriak histeris. Mereka curiga semua keanehan itu berhubungan dengan wanita gipsi tua yang mereka tertawai pada acara ulang tahun kantor.
Untunglah mimpi dan realita yang tumpang tindih mempermainkan akal sehat mereka itu segera berakhir, dan membawa mereka kembali ke dunia nyata. Kali ini Troy dan Gadis yakin semua keanehan yang mereka alami itu telah berakhir. Setidaknya demikianlah, hingga tugas kantor membawa mereka ke negeri para Duke dan Duchess, Inggris. (Mereka belum sadar nih kalau si gipsi dari inggris, walaupun di buku pertama temen Troy sempat ngasi tau sih, mungkin mereka lupa ya, kenapa mereka tetep mau pergi ke inggris, walaupun utuk kerjaan. Fiuh)
Dalam penerbangan yang melewati turbulensi ekstrem dan nyaris merenggut nyawa, keduanya dipaksa berpikir ulang tentang perasaan masing-masing. Meskipun mereka saling membenci sejak pandangan pertama, mungkinkah berbagai peristiwa aneh tersebut justru mengubah rasa tidak suka mereka menjadi cinta? Dan ketika Troy dan Gadis mengira hidup mereka sudah mencapai puncak kebahagiaan tertinggi, nun jauh di sana, sayup-sayup suara gemerencing lonceng perak kecil milik si gipsi misterius kembali membelah pekatnya malam.... Lalu apa kira-kira yang akan terjadi pada Troy dan Gadis kali ini? Cring... cring... cring... Beware! (Turbulensi yang nganterin mereka ke mimpi kedua, saat gadis m3lahirkan. Please deh. Yaampuuuuuuun, kembali lagi ke dunia maya maya. Kehidupan pernikahan mereka. Padahal sebelumnya mereka berdua lagi di dalem pesawat, entahlah..)
Sorry banget ini aku nggak tega nyeritain, nanti malah jadi nggak seru yaaa, apa aja yg terjadi setelah gadis melahirkan. Dikehidupan pernikahan mereka. Hmm. Ini bener bener nggak disangka deh.
Yah kemudian beberapa jam dipesawat, Troy dan Gadis terbangun dengan suasana yang hmmmm cukup canggung. Rasa sedih menghantam mereka berdua, setelah apa yang mereka alami didunia pernikahan mereka. Fufufu.
Di London, gadis ketemu lagi dengan cinta pertamanya, Putra. Selama gadis disana, dia menghabiskan waktu bersama putra. Malah putra melamar gadis disana dan tentu aja jawaban Gadis mauuu, karena Putra cinta pertamanya dan mereka putus baik baik saat Putra melanjutkan kuliah di London. Mereka nggak bisa LDR gitu. Gileeeeeeeee. Troy udah kesel dia. Cuma ga mau mengakuilaah.
Yah sampai akhirnya Troy dan Gadis memutuskan mencari si gypsi mumpung lagi di London, dan mendapatkan alamat gypsi tersebut yang bernama Lyubitshka.
Troy dan Gadis mundur pulang ke indonesia karena ingin mencari di gypsi tua itu. Selama 2minggu mencari, Troy berubah drastis, dia jadi friendly sama Gadis, pokoknya Troy Mardian yang super duper berbeda. Sampai akhirnya Gadis menganggap Troy udah berubah. Yah darisanalah mereka deket sebagai temen. Sampai akhirnya mereka menemui Lyubitshka di vardonya di Appleby. Fiuh.
Saat itu mereka mulai deket, seperti orang pacaranlah yaaaaa. Jujur ni aku suka banget, ku kira masalah udah selesai sampai disini. Ternyata eh ternyata, saat mereka udah mulai bisa saling menerima, saling pelukan bahkan kissing, mantannya Troy dari Amerika nyusul ke appleby. Pleaseeeeeeee. Rusak semuanya!! Aaaaarkkkhhhh. Betapa menyebalkannya! Troy marah. Gadis marah. Mereka ngga ada yang mau mengakui perasaan masing masing. Sampai tiba waktunya Gadis akan balik ke Indonesia hari itu juga sama Putra. Hiks.
Saat itu Troy baru menyadari kalau dia jatuh cinta sama Gadis. Oh God. Troy langsung ngyusul gadis dan putra ke airport. Yah disanalah, didepan Gadis Troy menfakui perasaannya...
"......Aku mencintaimu Gadis" Kata Troy. "Aku ingin kamu menjadi istriku"
(Damn!!! Pingin mati)
(Tapi saat itu gadis tetep kekeuh sama keputusannya buat nikah sama Putra. Entahlah knapa Gadis sekaku ini..)
"Baiklah". Sekali lagi Gadis berhasil mempertahankan sikap tenangnya. "Kamu sudah menyampaikan maksudmu. Biarkan aku pergi sekarang."
"Wait please" pinta Troy sambil menahan lengan Gadis. "I love you so much Gadis Parasayu". Kali ini ia mengucapkan dengan segenap perasaan cinta.
Begitulah kilasan dialog yang dilakukan Gadis sama Troy. Hiks. Aku kesel banget. Waktu itu gadis tetep nolak lamaran troy. Gadis tetep milih buat nikah sama Putra, sampe akhirnya troy pergi dari bandara. Dan gadis mencari putra.
Saat gadis kembali kehadapan putra, dan putra tadi melihat bagaimana gadis dan troy bicara, akhirnya putra sadar kalau cinta gadis cuma untuk troy. Dan begitupun sebaliknya, akhirnya putra menyerah dan mengatakan pada gadis untuk pergilah mencari Troy.
Dan kalian tentu bisa nebak, Gadis langsung lari buat ngejar Troy saat itu :)
Ah... happy ending or not? Menurutku sih happy ending. Cuma... knapa sih digantung lagi mbak karla? Knapa nggak diceritain aja gimana gadis akhirnya ngejar troy dan bilang "Troy, me love you too. Im so sorry!"
Baru deh end. Kenapa ceritanya cuma sampai gadis pergi nyari Troy aja. Huhuhu. Gimana nasib baby mereka habis itu? Apa nggak ada ceritanya? Well. Biarlah kita semua yang membaca membayangkan sendiri bagaimana jadinya mereka. Aku harep sih pernikahan mereka bahagia selalu hihihi.
No comments:
Post a Comment